Pagi tetap saja hadir meski tidak
kunanti.
Dengan pongahnya menerbitkan
kilau indah mentari.
Demikian kontras dengan suasana
hati yang masih terlalu sibuk melarikan diri.
karena itulah kiranya barangkali sebuah
kedamaian tidak kunjung bersarang di hati.
Kerapkali pertanyaan muncul di
benak, “mengapa hidup untukku hanya
menjanjikan banyak sakit hati?”
Maka ketika yang lain dihinggapi
kebahagiaan sejati..
iri kah aku? Atau dengki kah batin ini?
Aku sudah terlalu pesimis
menghadapi kehidupan kelam begini.
Namun salahkah bila Aku berlari
sekedar untuk meredakan amukan dalam hati?
Aku bosan menyerahkan pada batin
tiap manusia akan penilaian diri
Karena yang kan mereka berikan
bukanlah yang kucari, melainkan sebuah kalimat semu dari bibir yang dibelakang
pandai memaki.
-Emiko-
3 April 2013
3 April 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar